Jakarta, Wealth Pro - Amazon.com (AMZN) mengatakan bahwa pihaknya akan berinvestasi hingga US$50 miliar untuk memperluas kemampuan AI dan superkomputer bagi pemerintah AS Amazon Web Services, dalam salah satu komitmen infrastruktur cloud terbesar yang ditargetkan pada sektor publik.
Hal ini akan menjadi katalis positif bagi Amazon dalam ekspansi bisnisnya yang berdampak kepada performa keuangan di masa yang akan datang. Lantas bagaimana analisisnya?
Amazon secara teknikal sudah rebound dari area supportnya di 221,25 dengan resisten terdekat di 242,18. Rebound terjadi dengan volume yang cukup masif dan mendukung kenaikan selanjutnya sejalan dengan sentimen positif dari perluasan proyek AI.
Proyek AI ini, yang diharapkan mulai dibangun pada tahun 2026, akan menambah hampir 1,3 gigawatt kecerdasan buatan dan kapasitas komputasi berkinerja tinggi di seluruh wilayah AWS Top Secret, AWS Secret, dan AWS GovCloud dengan membangun pusat data yang dilengkapi dengan teknologi komputasi dan jaringan canggih.
Wilayah cloud AWS untuk pemerintah AS didasarkan pada peningkatan tingkat sensitivitas data. Unit cloud ini saat ini melayani lebih dari 11.000 instansi pemerintah AS.
"Meskipun Amazon masih memimpin pasar cloud, ia telah kehilangan pangsa pasar dalam pertumbuhan cloud terkait AI seiring dengan percepatan pertumbuhan Google dan Oracle, yang menjadikan komitmen infrastruktur berskala besar sebagai strategi penting," kata analis Emarketer, Jacob Bourne dikutip dari Reuters pada Selasa (25/11/2025).
Perusahaan teknologi, termasuk OpenAI, Alphabet (GOOGL) dan Microsoft (MSFT), menggelontorkan miliaran dolar untuk mengembangkan infrastruktur AI, meningkatkan permintaan daya komputasi yang diperlukan untuk mendukung layanan tersebut.
Satu gigawatt daya komputasi kira-kira cukup untuk memberi daya pada sekitar 750.000 rumah tangga AS rata-rata.
"Investasi ini menghilangkan hambatan teknologi yang selama ini menghambat pemerintah," ujar CEO AWS, Matt Garman. Amazon tidak mengungkapkan jangka waktu pengeluaran tersebut.
Berdasarkan inisiatif terbaru ini, lembaga federal akan memperoleh akses ke rangkaian layanan AI AWS yang komprehensif, termasuk Amazon SageMaker untuk pelatihan dan penyesuaian model, Amazon Bedrock untuk penerapan model dan agen, serta model dasar seperti Amazon Nova dan Anthropic Claude.
Pemerintah federal berupaya mengembangkan solusi AI yang disesuaikan dan mendorong penghematan biaya dengan memanfaatkan kapasitas khusus dan yang diperluas dari AWS.
AS sedang terlibat dalam perlombaan senjata AI dengan China dan akan secara signifikan meningkatkan kapasitas komputasi AI-nya untuk mempertahankan keunggulannya, kata analis DA Davidson Gil Luria.